Jumat, 24 Desember 2010

Kisah Klasik Ega

Semenjak sms itu, Andra terkesan lebih ceria, dengan asiknya dia bercanda sama cewe-cewe lain. Begitupun Ega, Ega pura-pura menikmati hidupnya dengan teman laki-lakinya. Selalu seperti ini, kita diem-dieman kalo ketemu dan kembali menjadi normal ketika tak melihat satu sama lain. Mulai hari ini Ega yakin untuk melupakan Andra dari pikiran dan hatinya, Ega ingin mencari yang baru.

Pemikiran ini dimulai setelah Andra selalu pergi bersama Wanda, ke perpus berdua, makan berdua, smsan terus, dan masih banyak lagi yang Andra lakukan bersama dia. Ini mungkin yang dinamakan cemburu, atau mungkin lebih tepatnya sakit hati. Orang yang kita sayang malah deket sama oranglain ketika kita tidak bisa disatukan. Sakit. Dan yang lebih parah, Wanda itu orang yang Ega bilang mirip dengan “mantan” Andra. Perawakannya mirip, entah kalau sifatnya. Kata Andra, sifat “mantan” lebih mirip Ega yang ceria, easy going, amburadul, dan lucu. Yaa, waktu itu Ega percaya-percaya aja. Kali ini baru Ega menyadari, dia bodoh telah percaya omongan laki-laki itu. Buktinya, Wanda sekarang didekatnya dan tak akan bisa lepas darinya.

Mungkin ini salah Ega yang minta menjauh dan malah nyuekin Andra. Mungkin Andra juga sakit hati dan mencari teman lain, Wanda lah orangnya. Kenapa harus Wanda? Ega menyesali semua yang dilakukannya itu. Menyesal sekali. Tapi ini resikonya, semua perbuatan kan emang ada resikonya. Ega menenangkan hatinya.

Sekarang waktunya ngelupain Andra dengan segala benda yang mengingatkan tentangnya. Baju kemeja coklat yang Nayla dan Mey beli di Pasar Baru, kaos dari Bali yang Ega kasih, pensil warna si ade yang Ega ambil diem diem buat Andra, kertas catetan materi matakuliah tulisan Andra yang rapi, contekan-contekan Tugas Pendahuluan Praktikum Fisika punya Andra, sms-sms yang bertuliskan “nyet”, “bik”, “mis”, “dek” dan semua kata-kata yang mengigatkan Ega padanya. Facebooknya Ega blok biar Ega tak bisa lagi melihat update-an statusnya tentang kebahagiaannya bersama oranglain, bukan dengannya. Semuanya Ega lakukan agar lupa, lupa dengan semua kenangan bersama Andra. Ega cape dengan semua keadaan yang memaksanya untuk tetap terseyum di depan orang-orang, tertawa terbahak-bahak seperti memang ada yang lucu, dan berpura-pura semua baik-baik saja tapi hatinya tak begitu.

Mulai hari ini, Ega memantapkan hatinya. Tapi dunia tak setuju, beberapa menit kemudian sms dari Andra ,masuk..

“Hai nyet”

Pikiran Ega kembali berubah, secepat itukah?Tuhan tolong..

0 komentar: